Golkar Raih Elektabilitas 10,4 Persen, Sarmuji: Masih Cukup Waktu Dekati Pemilih

Ilustrasi bendera Partai Golkar – Foto Net


BORNEOTREND.COM, JAKARTA – Sekjen Partai Golkar, M Sarmuji mengatakan elektabilitas partainya meraih suara 10,4 persen mengalami pertumbuhan merespon survei terbaru terkait elektabilitas partai politik yang diluncurkan Poltracking.

"Survei bagi Golkar ibarat cermin hari ini. Kalau melihat hasil survei saat ini dibandingkan dengan dua tahun setelah pemilu pada periode lalu Golkar mengalami pertumbuhan positif," kata Sarmuji kepada wartawan, Senin (28/9/2026).

Ia menyinggung survei Poltracking pada Agustus 2022 saat Golkar memperoleh elektabilitas 9,5 persen. Sarmuji mengatakan masih cukup waktu untuk mendekati hati pemilih.

"Survei Poltracking pada Agustus 2022 Golkar di angka 9,5 persen. Masih cukup waktu bagi kami untuk terus berbuat yang terbaik untuk rakyat, masih cukup waktu untuk mendekati hati pemilih," kata dia.

Ia mengatakan setiap pemilu pihaknya memiliki strategi yang berbeda. Sarmuji optimistis atas capaian partainya di Pemilu 2029.

"Setiap periode tantangannya berbeda, pasti ada pendekatan yang berbeda," kata dia.


Survei Poltracking

Sebelumnya, Poltracking menggelar survei nasional mengenai elektabilitas partai politik. Survei ini dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 melalui wawancara tatap muka. Survei dilakukan terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.

Metode sampel menggunakan multistage random sampling. Tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 2,9 persen.


Berikut ini hasil survei Poltracking terbaru mengenai elektabilitas partai:


Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 23,2%

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 11,6%

Partai Golongan Karya (Golkar) 10,4%

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 6,2%

Partai Demokrat (PD) 6,1%

Partai NasDem 4,4%

Partai Amanat Nasional (PAN) 3,4%

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 3,3%

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2,3%

Partai Persatuan Pembangunan [PPP) 1,9%

Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 0,6%

Partai Buruh 0,5%

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 0,3%

Partai Ummat 0,1%

Partai Bulan Bintang (PBB) 0,1%

Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) 0,1%

Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) 0,1%

Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) 0,1%

Tidak tahu/tidak jawab 25,3%


Sumber: detik.com


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال