Erick Thohir Soroti Kinerja Wasit Super League dan Liga 2, Penggunaan VAR Dorong akurasi Keputusan Hingga 90 Persen

Ketua Umum PSSI Erick Thohir – Foto bola.com


BORNEOTREND.COM, JAKARTA - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyoroti peningkatan kualitas kepemimpinan wasit di lapangan dalam kompetisi Super League 2026-2027 maupun Liga 2 Championship.

Pada acara konferensi pers di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Selasa (1/9/2026), Erick Thohir mengungkapkan bahwa evaluasi performa wasit menunjukkan tren positif. Penggunaan teknologi VAR mendorong akurasi keputusan wasit meningkat hingga melampaui angka 90 persen.

"Dari catatan saya kualitas wasit luar biasa. Dulunya itu 89,3 persen sekarang naik di 90,7 persen tingkat akurasinya. Apalagi ada VAR," kata Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.

Ia menekankan bahwa transparansi dalam pertandingan sangat krusial agar penonton yang hadir di stadion maupun di layar kaca merasa puas dengan hasil akhir tanpa adanya tuduhan manipulasi.

"Ini catatan tersendiri karena tidak mungkin, ya, penonton di TV, yang beli tiket ini hadir tanpa kepuasan hasil kalau hasilnya di-setting. Itu penting," kata Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.

Peningkatan performa perangkat pertandingan juga dilaporkan terjadi pada level kompetisi di bawahnya, yakni Liga 2 Championship, meskipun belum menggunakan bantuan teknologi VAR.

"Liga 2 juga yang dulunya 75 persen akurasinya sekarang sudah 92,1 persen wasitnya. Tanpa VAR. Tidak banyak negara yang punya juga VAR hari ini. Ya, kita terus konsisten dorong," ujar Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.

Erick menambahkan bahwa kepemimpinan wasit yang adil akan memicu klub untuk menyajikan permainan terbaik, yang pada akhirnya mendongkrak performa dan nilai hak siar kompetisi secara keseluruhan.

"Nah, tentu kompleksitas itu yang kita harapkan juga para klub memberikan permainan yang terbaik di setiap pertandingan," kata Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.

Keharusan bagi setiap tim untuk tampil maksimal dianggap menjadi kunci utama dalam menjaga daya tarik siaran pertandingan.

"Karena kenapa? Kalau semua klub dan para pelatih memberikan pertandingan terbaik, makanya rating-nya bagus," kata Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.

Selain masalah kepemimpinan lapangan, PSSI memberikan peringatan keras terkait potensi kecurangan atau praktek pengaturan skor yang dapat merusak integritas liga.

"Pak Sekjen, sebagai Komdis. Kalau ada match fixing di ujung musim, saya sikat, sikat bener loh, Pak Sekjen. Ya, ini penting," ujar Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.

Kompetisi Super League 2026-2027 dijadwalkan mulai bergulir pada Jumat (4/9/2026) yang dibuka oleh laga Arema FC melawan Isenmulang FC di Stadion Kanjuruhan Malang pukul 15.30 WIB, serta pertandingan Bali United menghadapi PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar pukul 19.00 WIB.

Sumber: suaragarut.id

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال