![]() |
| SOSOK: Bupati Rahmat saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-48 Tingkat Kabupaten Tanah Laut Tahun 2026 - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-48 Tingkat Kabupaten Tanah Laut Tahun 2026 di Lapangan Pondok Pesantren Noor Hasyim, Kecamatan Pelaihari, Senin (21/9/2026).
MTQ tersebut diikuti kafilah dari 11 kecamatan se-Kabupaten Tanah Laut. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat syiar Islam dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Rahmat mengatakan MTQ memiliki makna lebih luas daripada sekadar perlombaan. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk membaca, memahami, mencintai, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
“MTQ ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi merupakan bagian dari syiar agama kita. Melalui MTQ ini kita ingin mendorong semakin tumbuhnya minat membaca, memahami dan mencintai Al-Qur’an, terutama di kalangan generasi muda,” ujarnya.
Rahmat juga mengajak masyarakat memanfaatkan perkembangan teknologi dan digitalisasi secara positif untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Ia berharap MTQ dapat melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami serta menerapkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Rahmat, semangat tersebut perlu menjadi gerakan bersama untuk membumikan Al-Qur’an di Bumi Tuntung Pandang. Upaya itu dapat dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja hingga kehidupan bermasyarakat.
“Pembangunan tidak hanya tentang jalan, fasilitas dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus menghadirkan manusia yang berkarakter dan berakhlak,” katanya.
Kepada seluruh peserta, Rahmat berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga persaudaraan selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.
Ia mengingatkan bahwa kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari sebuah kompetisi. Menurutnya, yang lebih penting adalah menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber nilai untuk mempererat persaudaraan dan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.
MTQ ke-48 Tingkat Kabupaten Tanah Laut berlangsung dengan melibatkan kafilah dari seluruh kecamatan di daerah tersebut.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan peserta berprestasi, tetapi juga memperkuat syiar Islam, mendorong lahirnya generasi Qurani, serta meningkatkan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat Tanah Laut.
Penulis: Shinta
