25 Korban KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Jasa Raharja Salurkan Santunan Ahli Waris

 

KONFERENSI PERS: Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan Ahmad Arkan Nugraha menyampaikan keterangan resmi terkait penyerahan santunan korban KM Virgo Transport 8 -Foto dok Jasa Raharja
 

BORNEOTREND.COM, KALIMANTAN SELATAN - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali berhasil mengidentifikasi lima korban meninggal dunia dari kecelakaan KM Virgo Transport 8 pada Jumat (25/9/2026). Kelima korban tersebut teridentifikasi dari sejumlah kantong jenazah yang diterima oleh Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

Dengan bertambahnya lima korban tersebut, total jenazah meninggal dunia yang berhasil teridentifikasi hingga Jumat (25/9/2026) mencapai 25 orang. Saat ini, sebanyak 28 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi dari total 53 jenazah yang telah diterima oleh RS Bhayangkara Banjarmasin.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan, Ahmad Arkan Nugraha, menegaskan bahwa pihak Jasa Raharja terus memantau perkembangan proses identifikasi dan berkoordinasi secara intensif dengan para pemangku kepentingan. Setelah identitas korban dipastikan dan data ahli waris selesai diverifikasi, Jasa Raharja langsung memproses penyaluran hak santunan kepada ahli waris yang sah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Setiap korban yang berhasil teridentifikasi memberikan kepastian bagi keluarga yang sedang menunggu. Dari sisi Jasa Raharja, kami terus menyiapkan proses administrasi dan berkoordinasi, sehingga setelah identifikasi dan verifikasi selesai, hak santunan dapat segera diproses dan diserahkan kepada ahli waris yang berhak,” ujar Arkan.

Tercatat hingga Jumat (25/9/2026), Jasa Raharja telah menyerahkan santunan meninggal dunia kepada 17 ahli waris korban serta memfasilitasi biaya penguburan untuk dua keluarga korban. Proses pemenuhan hak bagi korban lainnya akan terus berjalan seiring dengan progres identifikasi dan verifikasi data.

Jasa Raharja Kalsel berkomitmen untuk terus mendampingi seluruh rangkaian proses identifikasi bersama Tim DVI, RS Bhayangkara Banjarmasin, serta instansi terkait lainnya.

“Kami memahami bahwa masih ada keluarga yang menunggu kepastian. Kami akan terus memberikan pendampingan dan memproses setiap hak korban berdasarkan hasil identifikasi, verifikasi, serta ketentuan yang berlaku,” tutup Arkan.

Sumber: Jasa Raharja

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال