![]() |
| Siswi SD memasukkan makanan MBG ke kotak makan untuk dibawa pulang – Foto kompas.com |
BORNEOTREND.COM, JAKARTA - Siswa dilarang membawa pulang makanan MBG ke rumah karena makanan yang dibawa pulang berpotensi mengalami perubahan kualitas karena penyimpanannya berada di luar pengawasan penyelenggara program.
"Kami mengimbau kepada para siswa, dan juga memohon kepada Bapak Ibu Guru untuk memberitahu kepada peserta didik, siswa-siswa di kelasnya, untuk kemudian tidak membawa pulang menu makanan MBG ke rumah," ujar Kepala BGN Sudaryono.
Menurutnya, kondisi makanan setelah dibawa pulang tidak dapat dipastikan. BGN tidak mengetahui bagaimana makanan tersebut disimpan hingga akhirnya kembali dikonsumsi oleh siswa maupun anggota keluarganya.
"Karena makanan yang dibawa pulang ke rumah, kita tidak tahu kualitasnya, tidak tahu kerusakannya yang bisa jadi dikhawatirkan menimbulkan keracunan bagi siswa yang mengonsumsi," jelasnya.
Sudaryono mengungkapkan, dalam sejumlah kasus keracunan yang ditemukan, ada orang tua siswa yang turut mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG yang dibawa pulang ke rumah.
"Bahkan di beberapa kasus keracunan yang kami temukan, orang tua siswa yang mengonsumsi MBG di rumah itu kemudian juga mengalami keracunan," ungkap mantan Wamentan tersebut.
Sumber: Warta Ekonomi
