Kapolresta Banjarmasin Bersama Anggota Polairud Lakukan Penyisiran Korban Tenggelam di Sungai Martapura

 

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin bersama anggota Polairud lakukan penyisiran di sungai martapura. Foto-Istimewa.


BORNEOTREND.COM, KALSEL - Seorang pria Faurani (50) diduga tenggelam di Sungai Martapura tepatnya di Jalan Pasar Baru Indah Lestari, Banjarmasin Tengah, Kamis (5/8/2026).

Pria yang merupakan penyapu jalanan itu diduga jatuh ke sungai saat hendak mandi pada pukul 02.00 Wita.

Korban diketahui warga Banjarmasin Tengah itu, membuat geger warga sekitar ketika korban hendak naik tangga mau ke daratan tiba-tiba terjatuh.

Dari keterangan saksi seorang penjaga malam (wakar) Samsuri (37), waktu itu dirinya sedang jaga sambil rebahan tiba-tiba mendengar ada  air sungai.

"Seketika saya bangun dan melihat korban sudah berada di sungai. saya pun langsung mencari korban dan sempat memanggil nama korban, namun tak ada balasan apapun, waktu itu saya melihat ubun-ubun kepala korban," ungkapnya.

Saat itu, korban juga sempat memunculkan diri. Samsuri pun sempat ingin menangkap, namun tidak sempat kerena korban kembali tenggelam.

"Memang korban kepalanya gundul, karena waktu muncul sekali, saya bersama warga lainnya langsung melakukan pencarian namun nihil tak ditemukan keberadaannya," jelas Samsuri.

Kemudian, ia pun dan warga setempat melaporkan kejadian ini ke Polairud Polresta Banjarmasin

Usai mendapat laporan, anggota Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpol Airud) Polresta Banjarmasin, langsung mengumpulkan para saksi dan melakukan penyisiran.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin melalui Kasat Polairud, Kompol Dading Kalbu Adie membenarkan bahwa adanya seorang petugas kebersihan tercebur di sungai Martapura tersebut.

"Benar adanya seorang petugas kebersihan tenggelam di sungai. Anggota Polairud sudah melakukan penyisiran bersama Kapolresta Banjarmasin," ucap Kompol Dading.

Tak berselang lama penyisiran itu dilakukan, korban Faurani akhirnya ditemukan pada pukul 09.25. "Korban ditemukan 1 meter dari titik enol. Ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," tambahnya.

Usai ditemukan, korban langsung di bawa ke Kamar Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan visum luar. "Dari hasil visum itu tidak ada ditemukan luka lebam. Korban meninggal dunia karena lemas," pungkasnya.


Penulis: Aam

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال