BORNEOTREND.COM, KALSEL- Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menggelar pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), jumat (8/8/2026) di KAHMI Center Kalsel.
Pelatihan mengusung tema "Pelatihan untuk Meningkatkan Keahlian dalam Manajemen, Produksi, dan Penjualan UMKM di Kalimantan Selatan". Sebanyak sekitar 50 peserta dari kalangan pelaku UMKM dan pemuda mengikuti kegiatan tersebut.
Sejumlah narasumber dihadirkan untuk memberikan materi sesuai bidangnya. Mereka berasal dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Penyelia Halal Adam Syamsuddin Noor, serta praktisi digital marketing Nila Cahya yang juga merupakan akademisi Universitas Borneo Lestari Banjarbaru.
Peserta mendapatkan pembekalan mengenai manajemen usaha, legalitas dan sertifikasi halal, hingga strategi pemasaran digital. Materi tersebut diharapkan mampu membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas usaha dan memperluas jangkauan pasar.
Sekretaris Umum FKP Kalsel Abdul Halim, mengatakan pengembangan UMKM tidak hanya bergantung pada akses permodalan. Menurutnya, peningkatan pengetahuan dan keterampilan menjadi bekal penting agar pelaku usaha mampu bersaing.
"UMKM membutuhkan penguatan dari berbagai sisi. Bukan hanya modal, tetapi juga manajemen usaha, legalitas produk, kualitas produksi, dan kemampuan memasarkan produk agar bisa terus berkembang," ujarnya.
Ia menambahkan, FKP Kalimantan Selatan berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah, khususnya dalam pengembangan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM dan kewirausahaan pemuda.
"FKP Kalsel siap menjadi bagian dari gerakan pembangunan ekonomi. Kami tidak ingin pemuda hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir sebagai pelaku dan bagian dari solusi. Ketika pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan UMKM, FKP siap bergerak, berkolaborasi, dan mengambil peran di tengah masyarakat," katanya.
Menurut dia komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya dengan menghadirkan pelatihan yang mampu meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM.
FKP Kalsel juga meyakini kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, pemuda, dan berbagai elemen masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat perekonomian daerah.
"Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan usahanya. Dengan demikian, UMKM di Kalsel dapat semakin berkembang, berdaya saing, dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," tukasnya.
Penulis: Muhammad
