10 Ribu Kupon Ludes, Jalan Sehat Festival Kapakat Gumas Dibanjiri Warga

JALAN SEHAT: Ribuan warga antusias mengikuti jalan sehat dalam rangkaian Festival Ekonomi Kreatif Kapakat Kabupaten Gunung Mas 2026 di Taman Kota Kuala Kurun, Sabtu (22/8/2026). Lebih dari 10 ribu kupon ludes terjual, menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan yang mengusung tema “UMKM Maju dengan Kolaborasi” - Foto Ist


BORNEOTREND.COM, KALTENG – Antusiasme masyarakat memeriahkan Festival Ekonomi Kreatif Kapakat Kabupaten Gunung Mas (Gumas) 2026 begitu tinggi. Lebih dari 10 ribu kupon jalan sehat ludes terjual dan membuat Taman Kota Kuala Kurun dipadati warga, Sabtu (22/8/2026).

Mengusung tema “UMKM Maju dengan Kolaborasi”, jalan sehat menjadi salah satu agenda utama festival yang tidak hanya mengajak masyarakat berolahraga, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan sekaligus mendukung pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif di Kabupaten Gumas.

Peserta memulai perjalanan dari Taman Kota Kuala Kurun, kemudian menyusuri Jalan Tjilik Riwut, Jalan Singa Rundjanz, Jalan Mince Suan, dan Jalan Sangkurun sebelum kembali finis di Taman Kota Kuala Kurun.

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong melalui Kabag Administrasi Pembangunan Setda Gumas, Herianto, mengatakan jalan sehat bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun daerah.

“Jalan sehat ini bukan sekadar kegiatan olahraga untuk berjalan bersama, tapi merupakan simbol kebersamaan, gotong royong, persatuan, semangat dalam membangun Kabupaten Gumas,” ujar Herianto.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan makna Kapakat, yakni kebersamaan dalam melangkah dan bergotong royong untuk mencapai tujuan bersama. Semangat itu, lanjutnya, harus menjadi energi bersama seluruh elemen daerah, mulai dari pemerintah, dunia usaha, masyarakat, komunitas, generasi muda hingga berbagai unsur lainnya.

Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu menghadirkan masyarakat yang sehat, produktif, kreatif, solid, mandiri dan memiliki daya saing.

“Saya mengapresiasi atas terselenggaranya Festival Ekonomi Kreatif Kapakat,” katanya.

Festival Ekonomi Kreatif Kapakat juga menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pengusaha muda di Kabupaten Gumas, untuk memperkenalkan produk, memperluas pasar, membangun jejaring, sekaligus meningkatkan kapasitas serta daya saing usaha.

Festival tersebut merupakan inisiatif HIPMI, PWI, Dekranasda, KNPI dan Komunitas Ibu Muda (KIM) Kabupaten Gumas yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gumas. Kegiatan ini digelar untuk mendorong pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, literasi usaha serta digitalisasi transaksi.

Festival yang berlangsung pada 20–22 Agustus 2026 tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain jalan sehat, Festival Ekonomi Kreatif Kapakat 2026 juga diisi berbagai kegiatan menarik, di antaranya lomba mewarnai anak, fashion show anak dan remaja, zumba party, dance cover, serta lomba dan sosialisasi UMKM.

Herianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik tenaga, pikiran, waktu maupun bantuan lainnya sehingga seluruh rangkaian kegiatan Festival Ekonomi Kreatif Kapakat 2026 dapat terlaksana dengan baik.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik itu berupa tenaga, pikiran, waktu dan bantuan lainnya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” tandasnya.

Penulis: Congki Peradi

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال