![]() |
| Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes To Banjarmasin resmi ditutup digelar di Duta Mall Banjarmasin, Minggu (5/7/2026) malam. Foto-Aam/Borneotrend.com |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes To Banjarmasin resmi ditutup digelar di Duta Mall Banjarmasin, Minggu (5/7/2026) malam.
Kegiatan ini berlangsung pada 4-5 Juli 2026 di Main Atrium Duta Mall Banjarmasin, ini merupakan menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Selatan (Kalsel).
Penyelenggaraan SYAFIF ini juga merupakan kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pelaku Usaha Jasa Keuangan Syariah (PUJK Syariah) dan Organizing Committee Orkestrasi Program Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah (OC LIKS).
Kepala OJK Kalimantan Selatan, Agus Maiyo mengungkapkan bahwa SYAFIF Goes To Banjarmasin yang digelar di Duta Mall Banjarmasin berjalan dengan lancar.
"Alhamdulillah, SYAFIF kita selenggarakan mulai awal Juni yang kini juga dua hari berhadir di Duta Mall Banjarmasin berhasil dengan sukses," ujarnya kepada awak media.
Kemudian, ia menyebutkan secara keseluruhan pengunjung tembus 42.675 selama 2 hari di Duta Mall Banjarmasin.
"Kalau untuk yang mampir ke SYAFIF ini sebanyak 4 ribu lebih. Ini akan menjadi semacam standar untuk penyelenggara berikutnya. Bahkan juga, ini menjadi bukti bagaimana hasil tidak pernah menghianati proses dan usaha," jelasnya.
Selain itu juga, OJK mencatat sejak pre-event yang di mulai awal Juni 2026 kemarin menghimpun dana sekitar Rp96,72 miliar dengan melalui 27.599 rekening.
"Secara keseluruhan, capaian sementara inklusi keuangan syariah total mencapai Rp2,71 triliun dengan 28.576 rekening," bebernya.
Keselruhan nilai tersebut akan diperkirakan masih bertambah seiring pelaksanaan event SYAFIF di Jakarta dalam waktu dekat
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin, Muhammad Ikhsan Alhak menuturkan yang turut menyampaikan potensi lokal pengembangan keuangan syariah yang sejalan dengan budaya dan nilai-nilai
masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel).
Awal di tahun 2026, sinergi yang telah terbangun melalui penyelenggaraan SYAFIF Goes to Banjarmasin akan terus dilanjutkan di empat kota berikutnya, yaitu Jakarta, Semarang, Aceh, dan Makassar.
"Upaya kpeningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah juga akan terus dikolaborasikan di berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, sehingga manfaat edukasi dan akses terhadap produk serta layanan keuangan syariah dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas secara nyata, inklusif, dan berkelanjutan," cetusnya.
OJK juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi
dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.
"Sinergi yang kuat antara regulator, industri jasa keuangan, pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat terwujudnya ekosistem keuangan syariah yang semakin inklusif, inovatif, dan berdaya saing guna mendukung pertumbuhan
ekonomi daerah maupun nasional secara berkelanjutan," pungkasnya.
Penulis: Aam
Tags
OJK Kalsel

