![]() |
| WAWANCARA: Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalteng Okki Maulana - Foto Dok Nett |
BORNEOTREND.COM, KALTENG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), menyoroti pentingnya pemerataan akses komunikasi dan informasi di seluruh wilayah Provinsi Kalteng.
Karena pentingnya pemerataan akses komunikasi dan informasi, maka Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalteng Okki Maulana, mendesak pemerintah dan penyedia layanan jaringan untuk segera mempercepat penyebaran akses internet hingga ke daerah-daerah terpencil, serta menghapus seluruh lokasi yang masih mengalami blank spot atau tidak terjangkau sinyal, khususnya di wilayah Kalteng.
Menurut politisi Partai Golkar tersebut, di era digital saat ini akses internet bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan kebutuhan pokok yang menunjang berbagai aspek kehidupan.
"Mulai dari kegiatan pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga pengembangan ekonomi masyarakat sangat bergantung pada kelancaran konektivitas yang terjangkau dan merata," katanya, rabu (22/7/2026).
Ia menilai ketimpangan akses yang masih terjadi membuat masyarakat di pelosok tertinggal dalam memperoleh informasi dan kesempatan yang sama.
Kondisi ini semakin terasa saat kegiatan belajar mengajar maupun pelayanan publik membutuhkan dukungan teknologi informasi, namun terkendala keterbatasan jangkauan sinyal. Oleh karena itu dirinya mendesak agar rencana pembangunan infrastruktur komunikasi diprioritaskan bagi wilayah yang belum terlayani dengan baik.
"Perlu adanya kerja sama yang erat antara pemerintah daerah, kementerian terkait, serta operator seluler untuk memetakan dan menuntaskan setiap titik buta yang ada di Kalteng. Selain itu saya juga meminta agar pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan menara dan jaringan dilakukan secara ketat. Kemudian setiap investasi yang telah masuk harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, sehingga tidak ada lagi warga yang terisolasi dari arus informasi dan perkembangan zaman," tambahnya.
"Langkah pemerataan ini diharapkan mampu membuka peluang baru bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan adil di seluruh pelosok daerah," pungkasnya.
Sumber: Nett
