Gewsima Mega Putra Tuntut Pengurus IGTKI-PGRI Kotabaru Majukan Kualitas Pendidikan

HADIRI PELANTIKAN: Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru Gewsima Mega Putra menghadiri pelantikan pengurus IGTKI-PGRI Kabupaten Kotabaru – Foto Ist


BORNEOTREND.COM, KALSEL - Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru Gewsima Mega Putra menghadiri pelantikan pengurus IGTKI-PGRI Kabupaten Kotabaru periode 2025–2030. Ia berharap  kepengurusan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan tonggak untuk memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Kotabaru.

“Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh dedikasi, profesionalisme, dan semangat pengabdian bagi kemajuan pendidikan anak usia dini,” ujarnya saat menghadiri acara pelantikan yang berlangsung di Aula Paris Barantai.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan yang akrab disapa Putra ini menekankan keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas generasi yang dipersiapkan sejak usia dini.

Terkait itu, kepengurusan yang baru dituntut untuk menghadirkan inovasi dalam dunia pendidikan anak usia dini, mempererat kolaborasi dengan pemerintah, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan sehingga kualitas pendidikan di Kotabaru semakin maju dan mampu mencetak generasi yang berkarakter, cerdas, sehat, dan berdaya saing.

Ia juga sekaligus mendorong Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk terus memperkuat sinergi dengan IGTKI-PGRI melalui peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, pengembangan kompetensi guru, serta penyediaan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan ramah anak.

“Investasi terbaik sebuah daerah adalah investasi pada pendidikan. Anak-anak yang hari ini belajar di taman kanak-kanak adalah calon pemimpin, tenaga profesional, pengusaha, dan penggerak pembangunan Kotabaru di masa depan,” kata Putra.

Di sisi lain, ia menilai guru taman kanak-kanak memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter, kedisiplinan, kreativitas, serta kecintaan anak terhadap proses belajar.

Oleh karena itu, guru TK harus mendapatkan perhatian yang layak, baik dari sisi kompetensi maupun kesejahteraannya

Hal tersebut sejalan dengan semangat HUT ke-76 IGTKI-PGRI yang menekankan pentingnya kesejahteraan guru dan pendidikan taman kanak-kanak yang berkualitas sebagai fondasi wajib belajar 13 tahun. 

Penulis: Nazat Fitriah

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال