Enam Atlet Pelajar Wakili Kalsel di Kejuaraan Sambo Nasional di Palembang

KEJUARAAN SAMBO: Kalsel kirim enam atlet pelajar Sambo untuk mengikuti Kejuaraan Beladiri Sambo dan Blind Sambo Piala Gubernur Sumatera Selatan Cup Tahun 2026 – Foto MC Kalsel


BORNEOTREND.COM, KALSEL - Enam atlet pelajar cabang olahraga sambo didampingi dua pelatih Kontingen Kalsel mengikuti Kejuaraan Beladiri Sambo dan Blind Sambo Piala Gubernur Sumatera Selatan Cup Tahun 2026 yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di Palembang Square Mall, Provinsi Sumatera Selatan. 

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalsel, Pebriadin Hapiz, melalui Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Muhammad Anugrah, mengatakan keikutsertaan atlet pelajar pada kejuaraan nasional tersebut merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing atlet muda Banua.

“Keikutsertaan atlet pada ajang nasional ini menjadi kesempatan berharga untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan mereka menghadapi atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah. Kami berharap para atlet mampu tampil maksimal dan membawa prestasi bagi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Enam atlet yang memperkuat kontingen Kalsel yakni Khalifa Azhra di kelas 46 kilogram junior sport putri, Aziz Arrasyidi kelas 58+ kilogram junior sport putra, Nabila Maharani kelas 59 kilogram junior sport putri, Muhammad Fadil kelas 52 kilogram junior sport putra, Hannei Puspita kelas 45+ kilogram junior sport putri, serta Shaika Mulia kelas 54 kilogram junior sport putri.

Sementara itu, Pelatih Sambo SPOBDA Kalimantan Selatan, Rendy Aditya Saputera, memastikan seluruh atlet telah menjalani program latihan secara intensif menjelang keberangkatan. Persiapan difokuskan pada peningkatan kondisi fisik, teknik, strategi, serta kesiapan mental bertanding.

“Seluruh atlet dalam kondisi siap bertanding. Kami telah memaksimalkan persiapan, baik dari sisi fisik, teknik, maupun mental. Kejuaraan ini menjadi ajang penting untuk mengukur hasil latihan sekaligus menambah jam terbang atlet pelajar,” katanya.

Menurut Rendy, setiap atlet memiliki karakter bertanding yang berbeda sehingga strategi yang diterapkan disesuaikan dengan kekuatan masing-masing. Tim pelatih juga menekankan pentingnya disiplin menjalankan taktik dan kemampuan membaca pola permainan lawan.

 “Setiap atlet memiliki karakter bertanding yang berbeda, sehingga strategi yang kami siapkan juga disesuaikan dengan kelas dan kekuatan masing-masing. Kami meminta mereka tetap fokus, bermain disiplin, dan memanfaatkan setiap peluang untuk meraih poin,” jelasnya.

Rendy berharap seluruh atlet mampu menampilkan performa terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Kalimantan Selatan.

“Target kami tentu ingin meraih hasil maksimal. Namun yang tidak kalah penting, para atlet mendapatkan pengalaman bertanding di level nasional sebagai bekal menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya. Kami optimistis mereka mampu bersaing dan mengharumkan nama Kalimantan Selatan,” pungkasnya. 

Sumber: MC Kalsel

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال