![]() |
| BERI MAKANAN BERGIZI: Ketua TP Posyandu Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran saat bersama kader posyandu guna membagikan snack bergizi untuk masyarakat - Foto Dok Nett |
BORNEOTREND.COM, KALTENG- Kader Posyandu memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk upaya percepatan penurunan angka stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta edukasi pola hidup sehat di lingkungan masyarakat.
Hal itu disampaikannya Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tomy Irawan, selasa (14/7/2026) di Kota Palangka Raya.
"Kader Posyandu selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan. Namun besarnya kontribusi tersebut dinilai belum sebanding dengan insentif yang diterima para kader. Padahal mereka bekerja keras membantu masyarakat, namun insentif yang diterima sangat kecil,” ujarnya.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) V yang meliputi Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau itu mengatakan, peningkatan kesejahteraan kader Posyandu perlu menjadi perhatian pemerintah sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
“Kami akan mendorong Dinas Kesehatan Provinsi untuk mempertimbangkan subsidi atau dukungan tambahan bagi kader Posyandu di kelurahan. Saya juga sudah menyampaikan hal ini kepada Bupati Kapuas dan mendapat tanggapan positif,” katanya.
Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Kalteng itu berharap perhatian terhadap kesejahteraan kader Posyandu dapat meningkatkan motivasi para kader dalam menjalankan tugas sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.
“Para kader ini bekerja bukan untuk mencari keuntungan, tetapi karena kepedulian terhadap masyarakat. Sudah sepantasnya mereka mendapatkan insentif yang layak. Harapan kami, ke depan tidak ada lagi kader Posyandu yang dibayar rendah. Mereka adalah ujung tombak kesehatan masyarakat yang patut mendapat penghargaan dari pemerintah,” tukasnya lagi.
Sumber: Nett
