Dianggarkan Rp10 Miliar, Legislator PAN Ajak Masyarakat Awasi Proyek Perbaikan Jalan HM Arsyad

 

SIDAK: DPRD Kalteng saat melakukan sidak pelaksanaan proyek perbaikan ruas Jalan HM Arsyad yang menghubungkan Kota Sampit dengan Kecamatan Samuda, Kabupaten Kotawaringin Timur - Foto Dok Nett


BORNEOTREND.COM, KALTENG- Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Abdul Hafid, mengajak masyarakat untuk turut mengawasi pelaksanaan proyek perbaikan ruas Jalan HM Arsyad yang menghubungkan Kota Sampit dengan Kecamatan Samuda, Kabupaten Kotawaringin Timur. 

Hal ini dilakukan untuk memastikan anggaran sebesar Rp10 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 untuk memperbaiki ruas jalan tersebut, berjalan sesuai spesifikasi teknis dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Sudah teranggarkan dari APBD tahun 2026 sebesar Rp10 miliar. Paket pekerjaannya juga sudah dilelang. Jadi nanti setelah dikerjakan tolong kita awasi Bersama, khususnya masyarakat disekitar proyek," ujar Hafid, senin (13/7/2026) di Kota Palangka Raya.


Ketua DPD PAN Kabupaten Kotawaringin Timur itu menjelaskan, proyek masih berada pada masa sanggah sehingga pemerintah menunggu proses administrasi selesai sebelum pelaksanaan konstruksi dimulai.

“Dari keterangan Dinas PUPR dalam rapat tersebut, kegiatan itu sudah dilelang, namun masih ada yang menyanggah. Mereka memastikan pertengahan Juli atau awal Agustus sudah mulai dikerjakan,” katanya.

Dirinya meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi di lapangan.

“Silakan masyarakat ikut mengawasi proses perbaikan jalan ini. Jika nanti ditemukan kekurangan atau pekerjaan yang tidak sesuai, sampaikan kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti bersama,” tegasnya.

Ruas Jalan HM Arsyad merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan Kabupaten Kotawaringin Timur dengan Kabupaten Seruyan. Selain menjadi akses utama mobilitas masyarakat, jalan tersebut juga berperan penting dalam mendukung distribusi barang, jasa, dan aktivitas perekonomian di wilayah timur Kalteng.

Namun, dalam beberapa waktu terakhir kondisi jalan mengalami kerusakan di sejumlah titik. Lubang, permukaan jalan yang bergelombang, serta lapisan aspal yang mengelupas dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan ketika lubang tertutup genangan air.

Sumber: Nett

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال