Selama Berkiprah, Disporabudparekraf HST Sebut Ketua KNPI 2025-2028 Termasuk Salah Satu yang Terbaik

 

SAMBUTAN: Kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Pemuda “Menyala 2026” yang digelar KNPI HST, Selasa (21/4/2026) di Banjarmasin - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL- Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporabudparekraf) Hulu Sungai Tengah (HST) menyebut salah satu Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) HST periode 2025-2028 sebagai yang terbaik.

Penilaian tersebut disampaikan oleh Kepala Disporabudparekraf HST M. Ramadlan, saat pembukaan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Pemuda “Menyala 2026”, selasa (21/4/2026) di Banjarmasin.

Pernyataan tersebut disampaikan berdasarkan pengalamannya selama puluhan tahun berkiprah di Kabupaten HST dalam bidang kepemudaan.

“Selama kurang lebih 30 tahun saya berkiprah di HST, salah satu Ketua KNPI periode 2025-2028 ini termasuk yang terbaik. Banyak aksi nyata yang telah dilakukan,” ujar M. Ramadlan.


Ia menilai, kepemimpinan saat ini menunjukkan kinerja yang aktif dan mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang berdampak bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan potensi generasi muda.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan menjadi kunci dalam menciptakan pemuda yang berdaya saing dan berintegritas.

“Mudah-mudahan ke depan kolaborasi ini terus terjalin lebih baik, sehingga pemuda kita semakin berkembang dan mampu menjawab tantangan zaman,” tambahnya.

Pelatihan Kepemimpinan Pemuda “Menyala 2026” sendiri dilaksanakan selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 April 2026 di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, dengan diikuti sebanyak 40 peserta dari pengurus KNPI dan perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kabupaten HST.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan kapasitas daya saing pemuda tahun 2026, sekaligus implementasi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan.

Adapun tema yang diusung adalah “Membangun Pemuda Berdaya Saing, Berintegritas, dan Adaptif di Era Modern”. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali berbagai materi terkait kepemimpinan, komunikasi efektif, public speaking, hingga penguatan mental dan kecerdasan emosional.

Selain itu, peserta juga dijadwalkan mengikuti kegiatan refleksi kebangsaan melalui ziarah ke makam Pahlawan Nasional Pangeran Antasari di Banjarmasin sebagai upaya menanamkan nilai perjuangan dengan semangat “Haram Manyarah”.

Sementara itu Bupati HST, Samsul Rizal, yang turut hadir dan membuka kegiatan tersebut menekankan pentingnya peran pemuda dalam menentukan arah masa depan daerah.

“Pemuda bukan hanya bagian dari masa depan, tetapi penentu masa depan itu sendiri. Karena itu, pemuda harus memiliki kapasitas, integritas, dan ketangguhan mental,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar pemuda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta peluang serta penggerak ekonomi di daerah.

Pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan di era modern.

Pemerintah Kabupaten HST melalui Disporabudparekraf menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan kepemudaan sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah.

Di akhir kegiatan, panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan ini.

Penulis: Muhammad

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال