PGRI Kalsel Gelar Monev di Banjarbaru, Dorong Konsolidasi dan Penguatan Program Organisasi

KOORDINASI: PGRI Kalsel lakukan Monitoring dan Evaluasi bersama jajaran pengurus PGRI Kota Banjarbaru, Senin (26/1/2027) di Aula Linggangan Intan DPRD Kota Banjarbaru - Foto Dok P. Silitonga

BORNEOTREND.COM, KALSEL – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bersama jajaran PGRI Kota Banjarbaru, Senin (26/1/2027). Kegiatan berlangsung di Aula Linggangan Intan DPRD Kota Banjarbaru.

Kegiatan Monev dipimpin langsung Ketua PGRI Kalsel, Drs. H. Abdul Rivai, M.AP., dengan fokus pada pembinaan organisasi dan penguatan tata kelola kepengurusan.

Forum ini menjadi wadah strategis bagi pengurus PGRI Kota Banjarbaru untuk mengevaluasi program kerja sekaligus merumuskan arah kebijakan organisasi dalam periode 2025–2029.

“Monitoring dan evaluasi ini bukan untuk mencari kekurangan, tetapi untuk bersama-sama mencari solusi atas permasalahan yang mungkin dihadapi PGRI di Kabupaten-Kota, termasuk di Kota Banjarbaru,” ujar Abdul Rivai.

Ia menegaskan bahwa kegiatan Monev dirancang sebagai sarana konsolidasi organisasi agar seluruh elemen PGRI memiliki visi dan langkah yang sejalan dalam memperjuangkan kepentingan guru serta peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Selatan.

SOSOK: Ketua PGRI Kalsel, Drs. H. Abdul Rivai M.AP (kanan) bersama Ketua PGRI Kota Banjarbaru, Rudiansyah (kiri) - Foto Dok P. Silitonga


Abdul Rivai juga menyampaikan bahwa Monev menjadi sarana penting dalam membangun komunikasi yang efektif antara pengurus provinsi dan kabupaten/kota.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, PGRI Provinsi Kalimantan Selatan berharap pengurus di tingkat kabupaten/kota dapat terus meningkatkan kinerja organisasi, menjaga kekompakan, serta berperan aktif dalam memajukan dunia pendidikan.

“Struktur organisasi yang besar ini harus diimbangi dengan koordinasi dan sinergi yang kuat agar seluruh program dapat berjalan efektif. Dan tentunya visi-misi yang satu arah demi kemajuan organisasi dan kesejahteraan guru,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Banjarbaru, Rudiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan Monev menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas pengurus hingga tingkat ranting.

“Kami menghadirkan pengurus PGRI di Banjarbaru agar memahami secara utuh visi, misi, dan program kerja PGRI. Dengan begitu, seluruh elemen organisasi dapat bersinergi dan menjalankan program secara efektif,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa fokus utama PGRI saat ini adalah pengembangan keprofesian guru serta pendampingan penuntasan status kepegawaian non-ASN, khususnya dalam proses pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu, bahkan berpeluang menjadi PNS.

“Kami terus mengawal proses ini agar guru yang memenuhi syarat dapat memperoleh haknya sesuai ketentuan. Hal ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan stabilitas kerja guru,” pungkasnya.

Penulis: P. Silitonga 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال