![]() |
| RAMAI: Pelaksanaan rakor pelaksanaan Program Prioritas Nasional pembangunan 3 juta rumah bagi MBR - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALTENG – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mematangkan langkah dukungan terhadap Program Prioritas Nasional pembangunan 3 juta rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Salah satu fokus utama yang dilakukan adalah penyelarasan data dan regulasi daerah agar pelaksanaan program berjalan tepat sasaran.
Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai di Ruang Rapat Bupati Kapuas, Jalan Pemuda Km 5,5, Kamis (15/1/2026).
Rapat koordinasi itu dihadiri Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kapuas Yan Hendri Ale serta Kepala Bapperida Kapuas Ahmad M. Saribi. Pertemuan tersebut bertujuan menyamakan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka mempercepat penyediaan rumah layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi MBR.
Dalam arahannya, Usis I Sangkai menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh perangkat daerah agar implementasi program nasional dapat berjalan efektif. Ia menekankan perlunya kesiapan data yang akurat, mulai dari pemetaan kebutuhan perumahan MBR, ketersediaan lahan, hingga dukungan regulasi serta infrastruktur pendukung.
“Sinkronisasi data MBR menjadi kunci agar program ini benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Usis.
Selain penyusunan data, rapat juga membahas penguatan regulasi di tingkat daerah serta pembagian peran antarorganisasi perangkat daerah dalam mendukung pelaksanaan program 3 juta rumah di Kabupaten Kapuas.
Pemerintah Kabupaten Kapuas menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh kebijakan nasional tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pemerataan pembangunan perumahan.
Melalui koordinasi yang berkelanjutan, Pemkab Kapuas berharap terbangun sinergi kuat antarpemangku kepentingan sehingga program pembangunan rumah bagi MBR dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kapuas.
Penulis: Fajar
