Bupati Kotabaru Tinjau Pembangunan Yonif TP 884/Saijaan di Desa Selaru

PENINJAUAN: Bupati Kotabaru memantau perkembangan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 884/Saijaan di Desa Selaru - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL – Bupati Kotabaru, H. Muhammad Rusli, meninjau langsung progres pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 884/Saijaan di Desa Selaru, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Selasa (20/1/2026) sore. Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk sinergi antara Pemerintah Daerah dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mendukung program nasional.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kotabaru didampingi Komandan Yonif TP 884/Saijaan, Letkol Inf. Priya Firmansyah. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku.

“Pemerintah daerah ingin memastikan progres pembangunan Yonif TP 884/Saijaan berjalan dengan baik, tepat waktu, dan sesuai dengan perencanaan,” ujar Bupati Muhammad Rusli.

Ia menambahkan, keberadaan Yonif TP 884/Saijaan tidak hanya berfungsi sebagai penguatan pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam aspek sosial, ekonomi, dan pembangunan infrastruktur.

“Pemerintah daerah mendukung penuh pembangunan fasilitas dan infrastruktur Yonif TP 884/Saijaan. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan manfaat lebih, baik bagi pertahanan maupun peningkatan perekonomian masyarakat desa,” jelasnya.

Pembangunan Yonif TP 884/Saijaan merupakan bagian dari program Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Pemerintah Kabupaten Kotabaru turut memberikan dukungan berupa penyediaan lahan seluas kurang lebih 60 hektare yang berlokasi di Desa Selaru.

Batalyon ini diproyeksikan mampu menampung lebih dari 600 personel TNI Angkatan Darat secara bertahap, seiring dengan pengembangan fasilitas dan sarana pendukung lainnya.

Selain meninjau progres fisik pembangunan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat guna memastikan kelancaran dan keberlanjutan pembangunan ke depan.

Penulis: Nazat Fitriah 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال