![]() |
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanguulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, Rahmi - Foto MC Balangan |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan kepada anak-anak yang kerap bermain di bantaran sungai menyusul meningkatnya debit air sungai pada musim hujan yang berpotensi membahayakan keselamatan.
“Kami terus menyosialisasikan imbauan tegas tentang pelarangan bagi anak-anak bermain di sekitar bantaran sungai,” pesan Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, baru-baru ini.
Sosialisasi tersebut dilakukan melalui berbagai cara, termasuk video edukasi yang diproduksi Tim SIGAB BPBD Balangan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipatif mencegah kejadian yang mengancam keselamatan anak, terutama risiko tenggelam.
“Kami mengajak seluruh orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya melarang mereka bermain di dekat bantaran sungai. Ini disampaikan secara tegas untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Rahmi menambahkan bahwa BPBD terus memberikan edukasi kepada warga, terutama orang tua, agar lebih memperhatikan aktivitas anak di tengah meningkatnya curah hujan beberapa hari terakhir.
Ia menjelaskan bahwa debit air yang meningkat dan arus sungai yang deras dapat membahayakan anak-anak yang bermain di pinggir sungai atau area yang terdampak banjir.
“Kami terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan tim evakuasi siap menghadapi potensi bencana,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Balangan melalui BPBD juga terus melakukan sosialisasi dan imbauan kepada warga agar menjauhi area berisiko dan mematuhi arahan demi keselamatan bersama.
Sumber: MC Balangan

