MTSN 2 Mulawarman Banjarmasin Gelar Evaluasi Program Kurikulum Merdeka dan P5PPRA

 

DISKUSI: Kepala Sekolah MTSN 2 Mulawarman Banjarmasin Dr Riduansyah (kanan) saat memimpin evaluasi Program Kurikulum Merdeka dan P5PPRA - Foto Dok Realita

BORNEOTREND.COM, KALSEL- MTSN 2 Mulawarman Banjarmasin mengklaim sukses dalam mengimplementasikan program Kurikulum Merdeka kepada para siswanya.

Hal itu ditekankan oleh Kepala Sekolah MTSN 2 Mulawarman Banjarmasin Dr Riduansyah disela memimpin kegiatan rapat evaluasi dan penilaian pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan Proyek Program Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5PPRA), Senin (1/4/2024) lalu di MTSN 2 Mulawarman Banjarmasin.

"Kita kurang lebih sudah 2 tahun melaksanakan Kurikulum Merdeka, tepatnya dimulai sejak tahun pelajaran 2022/2023. Bahkan saat ini kelas 7 dan kelas 8 sudah menggunakan Kurikulum Merdeka. Hanya tinggal Kelas 9 yang masih menggunakan Kurikulum 2013," tegasnya.


Kesuksesan Sekolah MTSN 2 Mulawarman Banjarmasin dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka ini tentunya tidak lepas dari upaya pihaknya dalam memenuhi kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Salah satunya kesiapan SDM dalam hal guru pengajarnya. Agar mereka bisa melaksanakan Kurikulum Merdeka, kami rutin mendorong para guru disini untuk mengikuti diklat implementasi Kurikulum Merdeka melalui daring hingga luring. Bahkan kami juga dorong agar para guru dapat memanfaatkan platform Aplikasi Pintar Kemenag yaitu MOOC Guru agar mereka bisa belajar mandiri terkait Kurikulum Merdeka ini," tambahnya.

Terkhusus untuk penilaian pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang dilakukan pihaknya kali ini, dirinya pun memberikan arahan agar dalam proses penilaiannya harus meliputi ranah kognitif (pengetahuan), afikrif (sikap), dan psikomotorik (keterampilan).

Sedangkan untuk penilaian P5PPRA yang perlu ditekankan penilaian tentang pembiasaan karakter bagi peserta didik dalam beberapa hal, diantaranya rapat evaluasi dalam Perencanaan tujuan dalam visi dan misi madrasah, perencanaan pembelajaran dengan membuat jadwal pelajaran, pembagian tugas mengajar, perencanaan ekstrakurikuler, perencanaan penilaian, sarpras, pengelolaan, pembiayaan, hingga SDM yg dituangkan dalam Kurikulum Operasional Madrasah (KOM).

"Melalui penilaian ini kita berharap didapatkan hasil evaluasi yang baik terhadap program Kurikulum Merdeka dan P5PPRA. Sehingga kita bisa membuat kebijakan yang lebih baik lagi kedepannya," tukasnya.

Penulis: Realita Nugraha

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال