Di Hadapan Santri Ponpes RMA, Puluhan Mahasiswa UNISKA Sampaikan Bahaya Medsos

FOTO BERSAMA: Mahasiswa FISIP UNSIKA saat melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren RMA di Kota Banjarbaru - Foto Dok H Faidur

BORNEOTREND.COM- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari berupaya melakukan peningkatan kompetensi mahasiswanya melalui praktik ilmu komunikasi, Kamis (16/11/2023) di Pondok Pesantren RMA, Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dosen Pembimbing Ilmu Komunikasi FISIP UNISKA M. S. Siddik, M.Si,. Ph,D mengatakan, pelaksanaan praktik di RMA adalah bagian dari program yang dimiliki oleh FISIP UNSIKA.

"Semua mahasiswa ilmu komunikasi tidak hanya hebat secara teori tetapi juga harus hebat dipraktik," ujarnya.


Dirinya menjelaskan bahwa mahasiswa yang melakukan praktik berasal dari semester lima yang dibagi dalam beberapa kelompok untuk diterjunkan diberbagai sektor.

"Target kita semua kelompok bisa mempraktikkan ilmunya disemua sektor seperti pendidikan, sosial, hingga lembaga penyelenggara pemilu," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Praktikum Randy Yudha mengatakan, muatan materi praktek yang disampaikan berkaitan erat dengan para audiens.

"Kami mengangkat materi bahaya media sosial yang terdiri dari hoaks, sexting, dan cyber bullying," tambahnya.

Menurutnya pemilihan materi tersebut relevan dengan kondisi saat ini serta prilaku setiap orang yang ketergantungan pada media sosial.

Dilain pihak, Pimpinan Pondok Pesantren RMA Kiai H. Muhari menyambut baik langkah yang sudah dilakukan mahasiswa UNISKA.

"Ini program yang sangat baik, semoga bisa berkesinambungan sehingga UNISKA benar-benar menghasilkan lulusan berkompeten," pungkasnya.

Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Raudhatul Muta'alimin An Nahdliyah (RMA) saat ini memiliki santri kurang lebih 150 orang dengan program andalanya menghafal alquran.

Penulis: H Faidur

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال