Ormas dan LSM Apresiasi Kesbangpol Tabalong Fasilitasi Studi Tiru ke Gunung Kidul

STUDI TIRU: 40 perwakilan LSM dan Ormas se-Kabupaten Tabalong melakukan studi tiru ke Gunungk Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) - Foto Ist



BORNEOTREND.COM, YOGYAKARTA – Kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) mengapresiasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tabalong yang telah memfasilitasi kegiatan studi tiru Tim Terpadu Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan ke Badan Kesbangpol Kabupaten Gunung Kidul serta Studi Tani Kali Suci, Tambakrejo, Semanu, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 7–10 Oktober 2026.

Kegiatan diikuti sekitar 40 perwakilan LSM dan Ormas se-Kabupaten Tabalong.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut salah satunya disampaikan Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (GEPAK) Tabalong yang turut ambil bagian dalam studi tiru.

Ketua DPD GEPAK Tabalong, Remon Bhima Persadha, ST, mengatakan Kesbangpol Tabalong telah menunjukkan langkah maju dengan melibatkan LSM dan Ormas untuk belajar langsung ke daerah yang dinilai berhasil dalam pembinaan organisasi kemasyarakatan dan pengelolaan potensi lokal.

"Kami sangat mengapresiasi Kesbangpol Tabalong. Studi tiru ini bukan hanya sekadar jalan-jalan, tetapi merupakan bentuk pembinaan yang nyata. Kesbangpol ingin LSM dan Ormas di Tabalong semakin profesional, tertib administrasi, serta mampu menjadi mitra yang kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah daerah," ujar Remon, Rabu (7/10/2026).

Menurut Remon, pemilihan Gunung Kidul sebagai lokasi studi tiru dinilai tepat. Daerah yang dahulu dikenal memiliki kondisi geografis yang tandus tersebut kini berkembang menjadi salah satu contoh dalam pengembangan potensi daerah dan wisata berbasis masyarakat, salah satunya kawasan Kali Suci.

"Gunungkidul itu inspiratif. Dari keterbatasan bisa menjadi keunggulan. Itu yang ingin kami pelajari, bagaimana Kesbangpol di sana membina Ormas agar tidak hanya aktif, tetapi juga berdaya dan mandiri. Begitu juga bagaimana masyarakat di Kali Suci mengelola wisata dengan tetap menjaga kearifan lokal," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, GEPAK Tabalong juga telah memberikan mandat kepada Sri Mulyani, Bendahara DPD GEPAK Tabalong, berdasarkan Surat Tugas Nomor 004/GEPAK-TBL/X/2026 tertanggal 1 Oktober 2026.

Sementara itu, sejumlah perwakilan LSM dan Ormas lainnya berharap hasil studi tiru tidak berhenti sebatas laporan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program nyata di Kabupaten Tabalong.

Beberapa program yang diharapkan antara lain penguatan database Ormas, pelatihan manajemen organisasi, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis desa.

Para peserta juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Badan Kesbangpol Tabalong yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut, mulai dari dukungan anggaran, koordinasi hingga proses keberangkatan.

"Kami berharap setelah pulang dari Gunung Kidul, 40 perwakilan ini membawa ilmu dan pengalaman baru yang bisa dibagikan kepada organisasi masing-masing. Sinergi antara pemerintah dan Ormas harus semakin kuat untuk menjaga kondusivitas Tabalong," pungkas Remon.

Penulis: Sri Mulyani

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال