![]() |
| STUDI TIRU: Perwakilan dari berbagai LSM dan Ormas di Kabupaten Tabalong melakukan studi tiru pertanian di Kali Suci, Tambakrejo, Semanu, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) - Foto Ist |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (GEPAK) Kabupaten Tabalong mengapresiasi kegiatan studi tiru yang difasilitasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tabalong bagi sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan yang berlangsung pada 7–10 Oktober 2026 tersebut diikuti sekitar 40 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai LSM dan Ormas di Kabupaten Tabalong.
GEPAK Kabupaten Tabalong menjadi salah satu organisasi yang turut berpartisipasi dengan mengutus Sri Mulyani selaku Bendahara DPD GEPAK Tabalong. Keikutsertaan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Mandat/Surat Tugas Nomor 004/GEPAK-TBL/X/2026 yang diterbitkan dan ditandatangani Ketua DPD GEPAK Tabalong, Remon Bhima Persadha, ST.
Ketua DPD GEPAK Kabupaten Tabalong, Remon Bhima Persadha, ST, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tabalong, khususnya Kesbangpol, yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.
“Kami dari GEPAK Tabalong sangat mengapresiasi kegiatan studi tiru ini. Tentunya ini merupakan langkah positif dari Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Kesbangpol dalam memberikan kesempatan kepada LSM dan Ormas untuk menambah wawasan, pengetahuan serta pengalaman dalam menjalankan organisasi,” ujar Remon.
Menurut Remon, kegiatan studi tiru tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi para peserta, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarorganisasi kemasyarakatan di Kabupaten Tabalong.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan hasil yang nyata dan tidak sekadar menjadi agenda kunjungan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda kunjungan semata, tetapi benar-benar menghasilkan ilmu, pengalaman dan inovasi yang nantinya dapat dibawa pulang serta diterapkan di Kabupaten Tabalong, khususnya dalam meningkatkan peran LSM dan Ormas sebagai mitra pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.
Remon juga berpesan kepada perwakilan GEPAK Tabalong yang mengikuti kegiatan agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali sebanyak mungkin pengetahuan dan pengalaman.
“Khusus perwakilan GEPAK Tabalong, kami berharap setelah kembali nanti ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat dibagikan kepada seluruh pengurus dan anggota GEPAK lainnya. Sehingga manfaat studi tiru ini tidak hanya dirasakan oleh peserta yang berangkat, tetapi juga seluruh anggota organisasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Remon berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pemberdayaan LSM serta Ormas di Kabupaten Tabalong.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan sangat penting dalam menciptakan kondisi daerah yang kondusif sekaligus mendorong peran aktif masyarakat dalam pembangunan.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dengan LSM dan Ormas semakin kuat. Karena pada dasarnya kita memiliki tujuan yang sama, yakni ikut berkontribusi menjaga kondusivitas daerah, membantu masyarakat serta mendukung kemajuan pembangunan Kabupaten Tabalong,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, LSM dan Ormas di Kabupaten Tabalong diharapkan dapat terus meningkatkan kapasitas organisasi, menjadi lebih profesional dan mandiri, serta mampu memberikan kontribusi yang semakin nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Penulis: Sri Mulyani
