![]() |
| Gala premiere film horor Pirunduk di Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (18/10/2026). Foto Dok: AAM |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Gala premiere film horor Pirunduk di Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (18/10/2026).
Tak hanya menjadi ajang perkenalan film kepada masyarakat, tetapi juga momentum untuk menunjukkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat Kalimantan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Melalui kegiatan bertajuk Donasi untuk Kalimantan, Bersama dalam Aksi Nyata untuk Hutan Kalimantan, tim film Pirunduk menginisiasi penggalangan dana secara sukarela untuk membantu masyarakat yang terdampak karhutla, termasuk akibat kabut asap yang melanda sejumlah wilayah.
Aksi sosial tersebut ditandai dengan penyerahan donasi secara simbolis oleh Muhammad Khalilul Rahman dari Pentana Studio kepada Mahran Haydar dari MD Entertainment Foundation. Selanjutnya, donasi tersebut disalurkan kepada perwakilan relawan penanggulangan karhutla di Kalimantan Selatan.
Penggalangan dana ini juga akan berkolaborasi dengan platform Kitabisa agar masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Produser film Pirunduk, Budi Ismanto, mengatakan bahwa penyelenggaraan gala premiere di Banjarmasin bukan sekadar perayaan atas hadirnya sebuah karya film, melainkan juga menjadi kesempatan untuk berbagi dan menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Kalimantan.
Menurutnya, seluruh pemeran, kru, hingga jajaran eksekutif film Pirunduk turut menyampaikan keprihatinan atas kondisi Kalimantan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.
"Harapan kami bencana kabut asap ini bisa segera teratasi," ujar Budi Ismanto.
Ia berharap inisiatif tersebut dapat menggerakkan lebih banyak pihak untuk ikut berkontribusi membantu masyarakat terdampak sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian hutan Kalimantan.
Gala premiere film Pirunduk turut dihadiri sejumlah pemeran utama, di antaranya Aulia Sarah, Bucek Depp, Yoriko Angeline, Alam Jaya, dan Boy Idrus.
Hadir pula sejumlah artis lokal Kalimantan Selatan yang terlibat dalam film tersebut, seperti Acil Imas, Bayu Bastari, Muhammad Khalilul Rahman, Ayu Putri, Leny Murdalisa, Budi RAB, Ipul Hari, Ariel Lawang, Yadi Maryadi, Trisha Candra, serta Guru Ibir.
ANGKAT URBAN LEGEND KALIMANTAN
Selain membawa pesan kepedulian sosial, film Pirunduk juga menghadirkan cerita horor yang mengangkat urban legend dan cerita rakyat Kalimantan, khususnya yang berkembang di tengah masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan.
Film garapan kolaborasi Pickhouse Film, bagian dari MD Entertainment, Pentana Studio, dan Bimasakti Pictures ini disutradarai oleh Billy Christian. Pirunduk dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026.
Film ini mengisahkan kehidupan Siti, yang diperankan Aulia Sarah, seorang perempuan yang menikah dengan saudagar kaya bernama Badarudin, diperankan Bucek Depp, demi melunasi utang ayahnya.
Namun, pernikahan tersebut justru membawa Siti ke dalam rumah tangga yang dipenuhi kekerasan. Dalam situasi yang semakin sulit, ia berusaha mengubah nasib dengan mempelajari ilmu hitam Pirunduk untuk menundukkan suaminya.
Keputusan itu kemudian memicu serangkaian ancaman mistis yang tidak hanya membahayakan dirinya dan Badarudin, tetapi juga penduduk desa.
Melalui film tersebut, sutradara Billy Christian berupaya membawa unsur folklor Kalimantan ke layar lebar sekaligus memperkenalkan kekayaan mitos dan cerita rakyat Nusantara kepada penonton Indonesia.
Kehadiran Pirunduk diharapkan tidak hanya memberikan hiburan melalui genre horor, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal Kalimantan kepada masyarakat luas. (rls).
