![]() |
| LAYANAN: Pelayanan di Pokso Induk Marabahan - Foto Dok Diskominfo Batola |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Posko Induk Marabahan memperkuat kesiapsiagaan personel gabungan untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
Meski kondisi wilayah Marabahan dan sekitarnya terpantau kondusif pada Sabtu (31/10/2026), personel lintas instansi bersama relawan tetap bersiaga di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Kuala.
Situasi tersebut didukung hujan yang mengguyur Marabahan dan sekitarnya pada siang hingga menjelang sore. Hingga pemantauan dilakukan, belum terdapat informasi mengenai kemunculan titik api maupun kejadian kebakaran.
Kesiapsiagaan di posko melibatkan sejumlah unsur, antara lain Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, prajurit Yonif TP 925/Ksatria Wangkang, Kejaksaan Negeri Barito Kuala, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, unsur kehumasan, serta relawan dan unsur pendukung lainnya.
Untuk mendukung pemantauan dan penanganan di lapangan, posko dilengkapi sejumlah armada operasional. Di antaranya mobil pemadam kebakaran, kendaraan operasional Yonif TP 925/Ksatria Wangkang, ambulans Dinas Kesehatan, serta kendaraan BPK Raja Tumpang.
BPBD juga menyiapkan perlengkapan pendukung berupa mesin pompa air, peralatan operasional, dan bahan bakar minyak (BBM). Dukungan logistik serta persediaan obat-obatan turut disediakan bagi personel yang bertugas.
Layanan kesehatan sederhana, termasuk pemeriksaan tekanan darah, juga tersedia untuk memantau kondisi personel selama menjalankan tugas.
Kesiapan personel dan dukungan sarana tersebut menjadi bagian dari koordinasi lintas instansi dalam mengantisipasi potensi karhutla di Kabupaten Barito Kuala, termasuk ketika kondisi cuaca dan wilayah masih terpantau kondusif. (rls)
