BORNEOTREND.COM, KALSEL — Wajah armada Bus Trans Banjarmasin tampak berbeda dari biasanya. Gambar Yamin-Ananda yang sebelumnya menghiasi bodi bus kini tertutup oleh poster promosi film lokal berjudul "Pirunduk".
Film karya sineas Banua ini memang tengah gencar melakukan promosi penayangannya di berbagai sudut Kota Banjarmasin.
Pemasangan atribut promosi karya sinema daerah tersebut melibatkan empat unit Bus Trans Banjarmasin milik Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.
Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, pemanfaatan badan bus untuk media iklan ini dikenakan retribusi aset daerah yang sah.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Banjarmasin, Muhammad Liqa Syuhada, menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya menjadi bentuk dukungan nyata terhadap industri perfilman lokal, tetapi juga mendatangkan pemasukan bagi kas daerah.
"Ini salah satu dukungan untuk menyukseskan perfilman kita orang Banjar. Namun, dari empat bus yang terpasang poster iklan ini, kami menarik retribusi sebesar Rp7 juta. Satu bus nilainya sekitar Rp1,7 juta," ujar Liqa dikonfirmasi belum lama tadi.
Menurut Liqa, kolaborasi pemanfaatan transportasi umum untuk promosi kreatif ini memberikan dampak positif ganda.
Di satu sisi turut mendongkrak popularitas karya anak negeri, di sisi lain berkontribusi langsung pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor perhubungan.
"Ini tentu menjadi pemasukan untuk PAD kita. Pemasangan poster iklan ini berlangsung hanya sebulan saja," tutup Liqa.(ryn)
