Wasinflasi Tala Jadi Sorotan, Pelaporan Berkualitas Berpeluang Dukung Insentif Fiskal

RAMAI: Pelaksanaan Ekspose dan Desk Pengisian Bukti Dukung Wasinflasi Kabupaten Tanah Laut - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut memperkuat pengendalian inflasi daerah melalui sistem Wasinflasi. Selain memastikan langkah pengendalian berjalan, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada kelengkapan dan validitas bukti dukung karena kualitas pelaporan berkaitan dengan evaluasi pemerintah pusat dan peluang memperoleh insentif fiskal.

Hal itu mengemuka dalam Ekspose dan Desk Pengisian Bukti Dukung Wasinflasi yang digelar Inspektorat Kabupaten Tanah Laut di Aula Inspektorat Tala, Kamis (1/10/2026).

Inspektur Kabupaten Tanah Laut H. Andi Mashabi, AP, MM, membuka kegiatan yang dihadiri Sekretaris TPID, kepala perangkat daerah terkait, pejabat pengawas, auditor, serta tim pengendalian inflasi daerah.

Inspektur Pembantu II Inspektorat Tala, Srihadi, MT, mengatakan pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan oleh satu perangkat daerah saja. Upaya tersebut membutuhkan koordinasi lintas sektor, terutama untuk memastikan pasokan dan distribusi bahan pokok tetap terjaga.

Langkah pengendalian juga mencakup operasi pasar murah, pemantauan harga, serta inspeksi ke pasar dan distributor untuk mencegah praktik penimbunan.

Namun, setiap langkah tersebut harus dapat dibuktikan melalui dokumen pendukung yang lengkap dan valid.

“Setiap langkah harus didukung bukti dukung yang lengkap dan valid,” jelas Srihadi.

Andi Mashabi menegaskan Wasinflasi tidak semata-mata menjadi sistem untuk memenuhi kebutuhan pelaporan. Data dan bukti dukung yang dimasukkan juga menjadi bagian dari evaluasi pemerintah pusat yang berkaitan dengan perhitungan insentif fiskal.

“Jika pelaporan kita konsisten dan bukti dukung valid, peluang memperoleh insentif fiskal semakin besar. Kualitas pelaporan sangat menentukan,” ujarnya.

Karena itu, perangkat daerah terkait diminta segera melengkapi sekaligus memperbaiki dokumen yang masih belum memenuhi kebutuhan pelaporan.

Andi meminta pengisian Wasinflasi dilakukan secara konsisten dan tidak hanya dikerjakan ketika mendekati waktu pelaporan.

“Lengkapi bukti dukung, perbaiki yang masih kurang, dan pastikan pelaporan Wasinflasi kita berjalan konsisten. Ini bukan pekerjaan sekali jadi, tetapi rutinitas harian yang harus kita jaga,” pesannya.

Dalam pelaksanaannya, pengendalian inflasi Tala juga melibatkan sejumlah unsur lintas sektor, termasuk TNI, Polri, Kejaksaan Negeri Tanah Laut, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Bank Indonesia.

Melalui penguatan koordinasi dan dokumentasi tersebut, Pemkab Tanah Laut berupaya memastikan berbagai kegiatan pengendalian inflasi dapat terukur, terdokumentasi, dan dilaporkan secara konsisten.

Penulis: Shinta

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال