BORNEOTREND.COM, KALSEL – PT Jamkrida Kalsel (Perseroda) memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program perdana Jamkrida Kalsel Mengajar yang digelar di Desa Belangian, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Mengusung tema “Berbagi Inspirasi, Menggerakkan Ekonomi dari Korporasi untuk Desa Berdaya”, program ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan, menumbuhkan semangat belajar, serta mendorong kemandirian masyarakat sejak usia dini.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Syifa Aulia, mengatakan program Jamkrida Kalsel Mengajar merupakan langkah awal perusahaan untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat desa melalui edukasi yang bermanfaat.
“Alhamdulillah, program perdana Jamkrida Kalsel Mengajar di Desa Belangian berjalan dengan baik dan lancar. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kontribusi nyata perusahaan, khususnya melalui edukasi literasi keuangan bagi ibu rumah tangga dan pelaku UMKM, serta penanaman kebiasaan positif bagi anak-anak sejak usia dini,” ujar Syifa kepada awak media, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam dua sesi edukasi di lokasi berbeda dengan total 75 peserta, terdiri dari 59 ibu rumah tangga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta 16 siswa SDN Belangian.
Sesi pertama berlangsung di aula Kantor Desa Belangian. Para peserta mendapatkan materi mengenai pengelolaan anggaran keluarga, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pencatatan keuangan sederhana, hingga perhitungan keuntungan usaha.
Selain itu, peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya membiasakan diri menabung serta meningkatkan kewaspadaan terhadap pinjaman online ilegal dan berbagai bentuk penipuan keuangan.
Sementara itu, sesi kedua digelar di SDN Belangian dengan melibatkan seluruh siswa yang berjumlah 16 orang. Kegiatan dikemas secara interaktif melalui edukasi penggunaan telepon seluler dan internet secara bijak, pengenalan berbagai profesi dan cita-cita, serta penanaman kebiasaan positif.
Anak-anak juga diajak membiasakan diri menabung, disiplin dalam belajar, dan berbagi dengan sesama sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak dini.
Kepala Desa Belangian, Aunul Khoir, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan serta mendorong perekonomian dan kesejahteraan warga.
Direktur Utama PT Jamkrida Kalsel (Perseroda), Muhammad Fauzan Noor, juga menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam meningkatkan literasi keuangan, terutama bagi pelaku UMKM, guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Syifa menegaskan, pihaknya berharap program Jamkrida Kalsel Mengajar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Semoga program ini menjadi bagian dari komitmen PT Jamkrida Kalsel untuk terus hadir, berbagi, dan berkontribusi bagi pemberdayaan masyarakat di Kalimantan Selatan,” tambahnya.
Melalui program ini, PT Jamkrida Kalsel menegaskan perannya sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) di bidang penjaminan yang tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga berupaya mendukung pemberdayaan masyarakat dan penguatan kapasitas generasi muda di Kalimantan Selatan. (AAM)
