BORNEOTREND.COM, KALSEL - Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan Menggelar Workshop Penggunaan Aplikasi Digital bagi UMKM bertema Go Digital “Aplikasi Warung Banua” UMKM Naik Kelas yang digelar di Aula Bung Hatta, Kantor Diskop UKM Kalsel, Banjarbaru, Selasa (13/10/2026).
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmaddin MY, mengatakan workshop ini diadakan untuk mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan daya saing dan mengembangkan usaha.
Menurutnya, digitalisasi menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong UMKM berkembang dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Harapan kita bersama adalah bagaimana agar UMKM bisa naik kelas. Kita ingin pelaku UMKM terus berkembang dan mampu memanfaatkan peluang yang tersedia melalui teknologi digital,” ujarnya.
Menurut Rahmaddin, penguatan UMKM sejalan dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Maju 2045, termasuk upaya membangun perekonomian dari tingkat bawah dan desa. UMKM dinilai memiliki peran strategis karena aktivitas usahanya tumbuh dari lingkungan keluarga, rukun tetangga (RT), rukun warga (RW), hingga kawasan perdesaan.
Ia menjelaskan, usaha yang dijalankan masyarakat, meskipun berskala kecil, tetap memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah, termasuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Selatan.
“Anak-anak UMKM ini memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang langsung berasal dari sumbernya, mulai dari keluarga, RT, RW, kampung, dan sebagainya. Walaupun kecil, tetap ada kontribusinya terhadap PDRB,” jelasnya.
Karena itu, menurut Rahmaddin, pengembangan UMKM perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan merata sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan.
Melalui workshop tersebut, Diskop UKM Kalsel memperkenalkan pemanfaatan aplikasi digital sebagai salah satu sarana untuk memperkuat kapasitas usaha dan memperluas peluang pemasaran produk lokal.
Kegiatan ini juga melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan yang menyampaikan materi mengenai pendaftaran dan penggunaan aplikasi Warung Banua.
Selanjutnya, narasumber Fajar Rizki Rahman, S.E., M.M., dijadwalkan menyampaikan materi tentang tips pemasaran produk melalui sistem digital bagi UMKM. Materi tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha memahami peluang pemasaran melalui platform digital.
Rahmaddin berharap, pemanfaatan teknologi digital dapat mendorong pelaku UMKM di Kalimantan Selatan semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, meningkatkan daya saing, serta memperluas jangkauan pemasaran.
Dengan penguatan kapasitas dan pemanfaatan aplikasi digital, UMKM diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.(MC Kalsel)
