![]() |
PASAR MURAH: Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan menghadiri langsung kegiatan pasar murah, beberapa waktu lalu. Foto: Dok. Diskominfo Kalsel |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar pasar murah di sejumlah daerah sebagai upaya mengendalikan inflasi daerah dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat. Program ini dilaksanakan secara bertahap di sejumlah kabupaten/kota, terutama untuk membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, menyampaikan bahwa pasar murah untuk intervensi inflasi telah dimulai di Kabupaten Kotabaru pada 7 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada 8 Oktober 2026.
“Untuk pasar murah dalam rangka intervensi inflasi, yang pertama sudah dilaksanakan di Kotabaru pada 7 Oktober, kemudian hari ini di Hulu Sungai Tengah, Barabai. Selanjutnya, kegiatan akan kita laksanakan di Banjarmasin, Tanah Laut, dan Tabalong,” ujarnya di Banjarbaru, Rabu (14/10/2026).
Menurut Gia, pelaksanaan pasar murah tersebut merupakan salah satu langkah pemerintah daerah untuk menjaga keterjangkauan harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya ketika terjadi tekanan harga pada komoditas pangan.
Selain intervensi inflasi, Dinas Perdagangan Kalsel juga menyiapkan agenda pasar murah menjelang akhir tahun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat pada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Program tersebut direncanakan menjangkau seluruh 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dan mulai dilaksanakan pada November 2026.
“Menjelang akhir tahun, kita juga akan melaksanakan pasar murah dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun Baru. Nantinya, seluruh 13 kabupaten/kota akan kita datangi, dengan pelaksanaan dimulai pada November,” jelasnya.
Gia menegaskan, rangkaian kegiatan pasar murah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Melalui pelaksanaan yang berkelanjutan dan menjangkau berbagai wilayah, Dinas Perdagangan Kalsel berharap upaya pengendalian inflasi dapat berjalan optimal, terutama dalam menghadapi momentum peningkatan permintaan menjelang akhir tahun.(rls)
