![]() |
KOMPETISI BOLA BASKET: Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) menggelar kompetisi bola basket Direktur Poliban Cup 2026 di Lapangan Basket Poliban, Senin (26/10/2026). Foto: MC Kalsel |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) menggelar kompetisi bola basket Direktur Poliban Cup 2026. Turnamen yang resmi bergulir di Lapangan Basket Poliban, Senin (26/10/2026), ini diikuti 30 tim pelajar SMA/SMK dari berbagai daerah di Banua.
Kompetisi tersebut mempertandingkan dua kategori, yakni putra dan putri. Sebanyak 21 tim bersaing di kelompok putra, sedangkan sembilan tim lainnya berlaga di kelompok putri.
Pembina UKM Basket Poliban, Muhammad Teguh Nuryadin, mengatakan, turnamen ini merupakan agenda tahunan yang dirancang tidak sekadar menjadi ajang persaingan antarpelajar, tetapi juga mendukung pembinaan atlet serta membuka peluang bagi generasi muda untuk mengenal pendidikan tinggi di Poliban.
“Direktur Poliban Cup merupakan agenda rutin tahunan yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga mendukung pembinaan atlet daerah dan memperkenalkan Poliban kepada calon mahasiswa,” ujarnya.
Menurutnya, Poliban turut memiliki agenda olahraga dan seni berskala nasional melalui Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Politeknik se-Indonesia.
“Oleh karena itu, pengembangan kemampuan atlet melalui kompetisi sejak tingkat pelajar menjadi salah satu langkah untuk memperluas kesempatan berprestasi sekaligus melanjutkan pendidikan,” ungkapnya.
Dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen juga disampaikan Sekretaris Umum DPD Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kalimantan Selatan, Arif Rahman Hakim.
Ia menilai konsistensi Poliban menggelar kompetisi menjadi kontribusi penting dalam menyediakan ruang bertanding bagi atlet muda.
“Perbasi Kalsel sangat mengapresiasi Direktur Poliban Cup yang secara konsisten menjadi wadah kompetisi bagi pelajar. Turnamen seperti ini penting untuk memberikan pengalaman bertanding sekaligus melihat potensi atlet-atlet muda yang bisa dikembangkan ke jenjang lebih tinggi,” ungkap Arif.
Ia berharap, penyelenggaraan Direktur Poliban Cup dapat berkembang menjadi pintu masuk kerja sama yang lebih konkret antara Perbasi Kalsel dan Poliban, terutama dalam membuka akses pendidikan bagi atlet berprestasi melalui peluang beasiswa.
Menurut Arif, pembinaan atlet perlu berjalan beriringan dengan pendidikan agar prestasi olahraga tidak menghambat keberlanjutan akademik.
Dengan dukungan perguruan tinggi, atlet diharapkan memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan di lapangan sekaligus mempersiapkan masa depan setelah menyelesaikan karier olahraga.
“Dengan begitu, para atlet tidak hanya memiliki kesempatan berkembang di bidang olahraga, tetapi juga dapat melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan masa depan mereka,” katanya.
Arif menyampaikan hal tersebut didampingi Wakil Ketua I DPD Perbasi Kalsel, David Jayadi, yang hadir mewakili Ketua Umum Perbasi Kalsel, Muhammad Syaripuddin atau yang akrab disapa Bang Dhin.
Pada kategori putri, sembilan tim yang berpartisipasi berasal dari SMA 2 Banjarmasin, SMA 1 Martapura, SMK 3 Banjarmasin, SMA 7 Banjarmasin, SMA 1 Banjarbaru, SMK 4 Banjarmasin, SMA 2 Banjarbaru, SMA 1 Banjarmasin, dan SMA DB Banjarmasin.
Sementara itu, persaingan kategori putra diikuti SMA 4 Banjarbaru, MAN 1 HST, SMK 3 Banjarmasin, SMA 1 Banjarbaru, SMA 5 Banjarmasin, SMK 5 Banjarmasin, SMA DB Banjarmasin, SMA Kanaan Banjarmasin, SMK 1 Banjarmasin, SMA 2 Banjarmasin A dan B, SMA 2 Banjarbaru, SMA 7 Banjarmasin A, B, dan C, SMA 9 Banjarmasin, SMA 1 Banjarmasin A dan B, SMA 1 Marabahan, serta SMK 4 Banjarmasin A dan B.
Melalui kompetisi ini, Poliban Cup diharapkan tidak hanya melahirkan persaingan yang kompetitif, tetapi juga memperkuat jalur pembinaan atlet basket pelajar di Kalimantan Selatan. Sinergi antara dunia olahraga dan pendidikan menjadi langkah penting agar talenta muda Banua memiliki ruang untuk berprestasi sekaligus memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.(rls)
