BORNEOTREND.COM, KALSEL - Persoalan manajemen dan kemampuan penyusunan administrasi selama ini kerap menjadi titik lemah bagi sebuah organisasi. Untuk membenahi masalah ini, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Balangan menggelar Pelatihan Manajemen Keorganisasian dan Administrasi bagi seluruh induk cabang olahraga (cabor) binaannya.
Agenda strategis ini dihelat di Komplek Olahraga Trivela Mini Soccer Balangan, Kamis (22/10/2026).
Ketua KONI Balangan, M Fuad Ridha, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar untuk menjawab prioritas utama KONI pada tahun pertama kepengurusan, yakni konsolidasi organisasi.
"Pelatihan ini bertujuan untuk konsolidasi organisasi. Kita ingin mendapatkan sumber daya manusia yang mumpuni di bidang organisasi dan administrasi dari seluruh anggota cabor," urai Fuad.
Dalam kesempatan tersebut, Fuad juga mengungkapkan antusiasme perkembangan olahraga di Balangan dengan masuknya usulan empat calon cabor baru.
Keempat cabor tersebut adalah Savate, Minisoccer, Sepatu Roda, dan Mixed Martial Arts (MMA).
"Ada empat yang memasukkan usulan untuk menjadi anggota KONI. Semuanya akan kami tetapkan dan verifikasi kelayakannya melalui Rapat Kerja yang insya Allah dilaksanakan pada bulan Desember mendatang," tambahnya.
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Balangan, M Noor, yang hadir mewakili Bupati Balangan, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas, mengingat KONI merupakan penerima kucuran dana hibah dari pemerintah daerah, pelaporan keuangannya harus dilakukan secara disiplin.
"Harapan pemerintah, ke depan administrasi keuangannya bisa lebih rapi, lebih tertib, dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Sehingga nantinya jika ada pemeriksaan atau audit, betul-betul bisa dipertanggungjawabkan dan kami jamin aman bagi kita semua," tegas M Noor.
Dukungan serupa datang dari Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Balangan, Bambang Mulyadi. Ia mewajibkan seluruh perwakilan cabor yang hadir agar serius mengikuti pelatihan.
"Harapan kami, apa yang disampaikan oleh narasumber benar-benar diserap oleh seluruh cabor, karena ini memiliki keterkaitan langsung dengan rencana penyusunan program serta kegiatan cabor-cabor ke depannya," kata Bambang.
Ketua Panitia Pelaksana, Fakhriyansyah, menaruh harapan besar agar pembenahan manajemen ini berbanding lurus dengan peningkatan kualitas atlet.
"Melalui kegiatan ini, peningkatan sumber daya manusia adalah fokus utama kita. Semoga dengan pelatihan ini, langkah kita setahap demi setahap bisa mencapai arah yang jelas untuk mewujudkan tujuan dan prestasi olahraga di Kabupaten Balangan," pungkas Fakhriyansyah.(sri)
