64 Atlet dari Sembilan Kabupaten/Kota Ikuti Kejuaraan Atletik Tuli se-Kalsel 2026

KEJUARAAN ATLETIK: Atlet penyandang disabilitas mengikuti Kejuaraan Atletik Penyandang Disabilitas Tuli Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Jumat (23/10/2026). Foto: Diskominfo Kalsel


BORNEOTREND.COM, KALSEL - Sebanyak 64 atlet dari sembilan kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan ikut ambil bagian pada Kejuaraan Atletik Penyandang Disabilitas Tuli Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 yang digelar Perkumpulan Atlet Tunarungu Indonesia (Patrin) Kalimantan Selatan di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Jumat (23/10/2026).

Kejuaraan ini menjadi ajang bagi atlet tuli untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang menuju kompetisi tingkat nasional.

Para peserta berkompetisi untuk meraih hasil terbaik sekaligus memperkuat pembinaan olahraga atletik bagi penyandang disabilitas tuli di Kalimantan Selatan.

Ketua Patrin Kalsel, Rizal Hawari, mengatakan kejuaraan ini menjadi salah satu upaya mendorong atlet tuli agar semakin aktif berpartisipasi dalam kegiatan olahraga dan memiliki kesempatan mengembangkan prestasi.

Ia berharap kejuaraan tersebut dapat meningkatkan semangat para atlet sekaligus mendorong lebih banyak daerah untuk mengaktifkan kepengurusan Patrin dan pembinaan atlet di wilayah masing-masing.

“Dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, saat ini ada sembilan daerah yang aktif di Patrin. Kami berharap daerah yang belum aktif juga bisa berkembang dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan selanjutnya,” ujarnya.

Menurut Rizal, keterlibatan atlet dari berbagai daerah menjadi modal penting untuk memperluas pembinaan olahraga tuli. “Melalui kompetisi ini, para atlet dapat mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Kejuaraan Patrin Kalsel 2026 dijadwalkan berlangsung hingga Minggu dengan menggunakan dua venue, yakni Stadion 17 Mei Banjarmasin dan SKB Mulawarman.

Dalam pertandingan tersebut, terdapat empat nomor atletik yang diperlombakan, yaitu lari 100 meter, lari 800 meter, lompat jauh, dan tolak peluru, masing-masing untuk kategori putra dan putri.

Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari persiapan untuk menjaring atlet-atlet potensial yang berpeluang mewakili Kalimantan Selatan pada kejuaraan nasional Patrin yang direncanakan berlangsung pada 2027.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Pebriadin Hapiz, melalui Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, M. Anugrah, menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

Menurut Anugrah, pemerintah provinsi berkomitmen mendorong kemajuan olahraga tanpa membedakan kondisi para atlet, termasuk melalui pembinaan olahraga bagi penyandang disabilitas.

“Ini merupakan komitmen kami, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dispora, untuk memajukan olahraga tanpa membeda-bedakan,” katanya.

Ia berharap kejuaraan yang digelar Patrin Kalsel mampu melahirkan atlet berprestasi dan memperkuat persiapan menghadapi kompetisi nasional pada 2027.

“Melalui kejuaraan ini, Patrin Kalsel diharapkan semakin memperkuat perannya dalam pembinaan atlet tuli, memperluas partisipasi kabupaten/kota, serta membuka jalan bagi atlet-atlet daerah untuk berprestasi di tingkat nasional,” tutupnya.(rls)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال