![]() |
| RAMAI: Suasana pembekalan Orientasi PPPK Tahun 2026 di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Banjarbaru - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Sebanyak 146 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemerintah Kota Banjarbaru diminta memastikan kinerja mereka berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat.
Pesan itu disampaikan Pelaksana Tugas Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru, Raden Indera, saat pembekalan Orientasi PPPK Tahun 2026 di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Banjarbaru, Senin (12/10/2026).
Mewakili Wali Kota Banjarbaru, Raden Indera mengingatkan peserta agar tidak memandang orientasi sebatas kewajiban administratif. Kegiatan tersebut harus dimanfaatkan untuk memahami tugas, tanggung jawab, serta peran sebagai aparatur sipil negara (ASN).
“Manfaatkan kesempatan ini untuk memahami tugas dan tanggung jawab sebagai ASN, serta membangun etos kerja yang disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” pesannya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari banyaknya program yang dirancang atau besarnya anggaran yang digunakan. Pemerintah juga harus mampu menjawab kebutuhan warga dan menghadirkan perubahan yang dirasakan masyarakat.
Karena itu, para PPPK diminta menerapkan nilai dasar ASN BerAKHLAK, meningkatkan kompetensi sesuai bidang tugas, serta menjaga integritas dan kedisiplinan dalam bekerja.
Nilai BerAKHLAK mencakup Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Orientasi PPPK 2026 berlangsung pada 15 September hingga 23 Oktober 2026. Rangkaian kegiatan mencakup pembelajaran mandiri melalui kursus daring dan pembekalan materi oleh sejumlah narasumber, termasuk dari Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Pembukaan orientasi ditandai dengan pemasangan tanda peserta secara simbolis.
Bagi Pemkot Banjarbaru, keberhasilan orientasi pada akhirnya perlu terlihat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Penerapan nilai ASN dan peningkatan kompetensi diharapkan berujung pada pelayanan yang lebih baik serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (P.Silitonga)
