![]() |
| WAWANCARA: Anggota DPRD Kabupaten Barut H. Alhadi - Foto Dok Nett |
BORNEOTREND.COM, KALTENG- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara (Barut) H. Alhadi, mendukung kafilah daerah yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Pelepasan kafilah berlangsung, kamis (3/9/2026) di Aula Setda Barut, dan dihadiri pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Barut.
Alhadi mengatakan keikutsertaan kafilah Barut menjadi kesempatan bagi putra-putri daerah untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membawa nama Barut dan Kalimantan Tengah (Kalteng) di tingkat nasional.
“Kami tentu sangat mengapresiasi dan mendukung keikutsertaan kafilah Barut pada MTQ Nasional. Ini merupakan kesempatan bagi putra-putri terbaik kita untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membawa nama baik Barut dan Kalteng,” ujar Alhadi, jumat (4/9/2026).
Ia meminta peserta memanfaatkan persiapan yang telah dilakukan bersama pembina dan pelatih. Selain mengejar prestasi, para kafilah juga diminta menjaga sportivitas dan nama baik daerah selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Yang paling penting adalah tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik. Menang dan meraih prestasi tentu menjadi harapan, tetapi sportivitas dan menjaga nama baik daerah juga harus menjadi prioritas,” katanya.
Dirinya juga mengingatkan peserta menjaga kesehatan selama berada di Semarang agar dapat mengikuti perlombaan dengan kondisi fisik yang prima.
Ia meminta para kafilah tidak terbebani target prestasi. Menurutnya, pengalaman tampil di tingkat nasional dapat menjadi bekal penting untuk meningkatkan kemampuan pada masa mendatang.
“Jangan terlalu terbebani dengan target. Ikuti setiap tahapan dengan tenang, fokus dan percaya diri. Apa pun hasilnya nanti, pengalaman ini sangat berharga bagi perkembangan para peserta,” tuturnya.
Dirinya juga turut mengapresiasi LPTQ, pembina dan pelatih yang mendampingi para peserta selama persiapan. Ia berharap pembinaan generasi muda di bidang Al-Qur’an dilakukan secara berkelanjutan.
“Kita berharap dari kegiatan seperti ini akan lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi dalam bidang MTQ, tetapi juga memiliki kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an dan mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan,” pungkasnya.
Sumber: Nett
