Khataman Al-Qur'an di Binjai Pirua, Camat LAU Pesan Santri Jangan Berhenti Belajar

 

RAMAI: Kegiatan Khataman Al-Qur'an TK/TP Al-Qur'an Unit 039 Al Musyarrafah Belanti, minggu (2/8/2026) di Masjid Assalikin, Desa Binjai Pirua, Kecamatan Labuan Amas Utara - Foto Dok Istimewa 


BORNEOTREND.COM, KALSEL- Camat Labuan Amas Utara (LAU) Akhmadi mengajak para santri dan santriwati untuk terus menuntut ilmu agama meski telah menyelesaikan khataman Al-Qur'an. 

Menurutnya, khataman bukan menjadi akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk semakin mencintai dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Khataman Al-Qur'an TK/TP Al-Qur'an Unit 039 Al Musyarrafah Belanti, minggu (2/8/2026) di Masjid Assalikin, Desa Binjai Pirua, Kecamatan Labuan Amas Utara. 

Sebanyak 23 santri dan santriwati mengikuti prosesi khataman yang mengusung tema "Dengan Semangat Memperingati Khatmil Qur'an Mari Kita Ciptakan Generasi Qur'an dan Menjadikan Pedoman Hidup Masa Depan."

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Gusti Rosyadi Elmi, pengurus DPD BKPRMI, Ketua GOW HST, hingga Ketua TP PKK Kecamatan Labuan Amas Utara. Selain itu hadir juga Kepala KUA Kecamatan Labuan Amas Utara, Kepala desa Binjai Pirua beserta jajaran, Kepala TK/TP Al-Qur'an Al Musyarrafah, para antri dan santriwati wati tokoh agama, tokoh masyarakat, ustaz, ustazah, serta masyarakat.

Akhmadi mengaku bersyukur melihat antusiasme para santri yang berhasil menyelesaikan pembelajaran membaca Al-Qur'an. 

Menurutnya, kegiatan khataman seperti ini menjadi momentum yang membanggakan sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.

"Alhamdulillah hari ini ada 23 santri yang mengikuti khataman Al-Qur'an. Saya senang kegiatan seperti ini dilaksanakan di masjid karena menjadi bagian dari upaya membiasakan anak-anak dekat dengan Al-Qur'an," ujarnya.


Ia juga mengutip sabda Rasulullah SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya kepada orang lain.

Dirinya juga mengingatkan para santri agar tidak berhenti mengaji setelah mengikuti khataman. Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan bacaan Al-Qur'an hingga Juz 30 patut disyukuri, tetapi harus menjadi motivasi untuk terus belajar.

"Jangan sampai setelah khatam justru berhenti membaca Al-Qur'an. Teruslah mengaji dan memperdalam ilmu agama. Khataman hari ini adalah awal untuk semakin mencintai Al-Qur'an," katanya.

Ia juga mengajak para orang tua agar terus memberikan bimbingan kepada anak-anak sehingga kebiasaan membaca Al-Qur'an tetap terjaga di lingkungan keluarga.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati HST Gusti Rosyadi Elmi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya khataman Al-Qur'an yang diikuti 23 santri dan santriwati tersebut.

Ia menilai kegiatan itu bukan hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga bentuk rasa syukur atas keberhasilan anak-anak menyelesaikan pembelajaran membaca Al-Qur'an.

"Saya berharap anak-anak tidak berhenti sampai di sini. Teruslah rutin membaca Al-Qur'an, walaupun sedikit, dan jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari," pesannya.

Dirinya juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak agar mencintai Al-Qur'an, menjaga salat lima waktu, serta berbakti kepada kedua orang tua sebagai bekal membangun karakter yang baik.

Sementara itu, Ketua TK/TP Al-Qur'an Unit 039 Al Musyarrafah Belanti, Ustaz Muhammad Mahdi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan Al-Qur'an putra-putrinya di lembaga tersebut. 

Ia juga mengapresiasi dedikasi para ustaz dan ustazah yang telah membimbing para santri hingga mampu mengikuti khataman.

"Kepada 23 santri yang hari ini khatam, jangan berhenti belajar. Kata tamat bukan berarti selesai. Masih banyak ilmu yang harus dipelajari. Teruslah belajar Al-Qur'an di rumah maupun di tempat lainnya. Tuntutlah ilmu sampai akhir hayat," bebernya.

Dirinya menambahkan, khataman Al-Qur'an merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun. Selain prosesi khataman, panitia juga memberikan penghargaan kepada para santri sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan dasar membaca Al-Qur'an.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan penghargaan kepada para santri. Suasana penuh khidmat dan haru mewarnai acara yang turut disaksikan keluarga santri dan masyarakat setempat.

Penulis: Muhammad Athaillah

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال